Penjelasan Toxic People Berdasarkan Tipenya

Istilah toxic people atau orang toxic lama kelamaan sudah menjadi istilah umum yang terkadang salah kaprah digunakan. Karena itu, artikel ini akan coba meluruskan melalui penjelasan toxic people dan tipenya.


Pernah nggak, kamu merasa energimu habis kalau berada di sekitar orang tertentu? Atau merasa bingung karena kok ada omongannya yang kamu tahu tidak sesuai kenyataan, tapi kamu juga tidak bisa membuktikan kalau dia bohong?


Bisa jadi orang tersebut termasuk orang toxic. Berinteraksi terlalu dekat dengan orang tersebut akan menguras energi mental kita, bahkan akan menimbulkan stress jika terjadi terus menerus.
Tahukah kamu kalau stress yang berkelanjutan dapat merusak fungsi logika dan memori otak Nggak mau kan, tiba-tiba kamu jadi lemah otak (lemot) karena menghadapi satu orang beracun?


Demi menjaga diri sendiri, kamu perlu mengetahui penjelasan toxic people dan tipenya agar bisa menyaring lingkungan sekitar dari orang-orang toxic.


Ini Penjelasan Toxic People dan 10 Tipenya


Setidaknya ada 10 tipe toxic people yang umum ditemukan di lingkungan pergaulan atau keluarga:

  1. Si Pemarah
    Ini tipe toxic people yang gampang marah dengan meledak-ledak. Salah sedikit marah, dia lagi badmood kamu kena omel. Kmau nggak lebih dari saluran pembuangan emosinya. Terlalu sring jadi tempat pembuangan bisa bikin kamu rendah diri lho, dan stress pastinya karena sering dimarahi.
  2. Si Narsistik
    Tipe ini juga umum ditemukan. Orang yang hanya peduli dengan dirinya sendiri, dan merasa lebih dari orang lain. Kalau kamu punya pasangan seorang narsistik, kamu akan merasa sendirian di dalam hubungan karena pada dasarnya si narsistik tidak peduli dengan orang lain. Orang lain hanya alat untuk membasuh egonya.
  3. Si Korban
    Entah bagaimana, toksik people tipe ini selalu berada dalam situasi menderita dan menjadi korban. Dalam setiap tantangan dia selalu merasa tidak berdaya dan menolak mengambil tanggung jawwab bahwa ia pun juga punya andil.
  4. Si Manipulatif
    Orang yang manipulatif memainkan peran sebagai teman hanya untuk mendapatkan informasi tentang kamu, untuk kemudian menggunakan informasi tersebut untuk kepentingannya sendiri.
  5. Si Negatif
    Pernah nonton Harry Potter? Nah, si negatif ini bisa menyerap kebahagiaan dari orang-orang sekitarnya melalui pembawaan negatifnya. Orang ini selalu bersikap pesimis dan selalu melihat setiap hal dari sisi negatif.
  6. Si Tukang Ngejudge
    Pernah dengar ada orang yang menganggap selera musiknya paling bagus? Lalu men-judge orang yang tidak suka music tersebut kurang cool? Inilah si tukang ngejudge. Selra musiknya, selera pakaiannya ia anggap superior. Sebaliknya, hobi kamu akan dianggap hal yang mebuang-buang uang, atau kurang keren.
  7. Si Iri Hati
    Dalam pergaulan ada saja teman yang selalu iri akan apa yang dimiliki orang lain. Objek irinya bisa erupa pakaian, tas,gadget, atau bahkan promosi. Si iri hati tidak pernah merasa puas akan apa yang dimilikinya dan selalu merasa orang lain punya lebih.
  8. Si Tukang Bohong
    Punya “Si tukang bohong” terlalu lama dalam pergaulan bisa membuat kita memiliki trust issue. Berbohong bagi orang toxic jenis ini seperti sudah menjadi kebiassaan. Sudah tidak ada lagi alasan pasti mengapa mereka berbohong. Terkadang untuk menutupi kesalahan, lain waktu mereka berbohong juga untuk tampak lebih di mata orang lain.
  9. Si Drama Queen/King
    Tipe toxic people yang ini sering membesar-besarkan masalah. Mereka dikenal reaktif sehingga menciptakan drama dimanapu mereka biasa. Tipe ini juga biasanya adalah “Si Korban”.
  10. Si Tukang Ngatur
    TIpe toksik yang ini memiliki kebutuhan untuk mengontrol semua hal di sekelilingnya. Ia bossy terhadap siapa saja dan dimana saja. Menurut mereka orang lain tidak bisa melakukan hal sebaik mereka melakukannya.

Beda Orang toxic dan Orang Menyebalkan


Salah satu tujuan artikel penjelasan toxic people dan tipenya adalah membedakan orang yang menyebalkan dan orang beracun dalam pergaulan.


Faktanya, banyak orang menampilkan perilaku-perilaku seperti di atas tetapi belum tentu mereka toxic. Mereka hanya bukan malaikat seperti kita yang adakalanya merasa iri pada orang lain atau menjadi si negatif karena lagi PMS atau baru putus cinta. Namun, jika perilaku tersebut innsidentil atau muncul karena penyebab tertentu saja, kita belum bisa dibilang toksik.


Tipe perilaku toksik baru dikatakan toksik jika akar masalahnya adalah trauma masa lalu. Bisa karena pola asuh yang salah,atau pengalaman buruk saat kecil. Pengalaman buruk ini tidak harus dengan orang tua ya bisa dengan teman, guru, atau pengasuh.


Misalnya, ada seorang anak yang selalu dibully dalam pergaulan karena tidak pernah liburan, maka secara alami anak tersebut pun melindungi dirinya yang terluka dengan mengarang cerita tentang liburan seru bersama keluarga. Pola perilaku sperti ini akan terbawa sampai besar. Orang ini akan terus berbohong karena menganggap berbohong adalah caranya untuk dapat diterima di lingkungan. Dengan begitu, “Si Tukang Bohong” akhirnya terbentuk.


Perilaku toksik juga biasanya ditandai dengan efeknya pada lawan bicara atau orang yang berinteraksi dengan toxic people. Orang yang berinteraksi dengan toxic people akan terbawa aura mereka sehingga merasa negatif dan terkuras.


Dalam cakupan lebih luas, jika dalam satu tim kerja atau geng nongkrong ada satu saja orang beracun maka suasana jadi tidak menyenangkan setiap orang tersebut hadir.


Demikian penjelasan toxic people dan tipenya, yang bisa kamu manfaatkan untuk mengenali toxic people sesegera mungkin dan pergi menghindar.